BACALAH : DUNIA MENANTIMU

Showing posts with label Materi 8. Show all posts

 

5 Kata Ajaib: SALAM, PERMISI, MAAF, TOLONG, DAN TERIMA KASIH

By : BiK
Wednesday, August 25, 2021
0


KEMANDIRIAN DI USIA REMAJA
Pengeritan Kemandirian
Pada usia remaja terjadi pertumbuhan yang pesat, maka tampak remaja  secara fisik tubuhnya menjadi besar namun dalam perkembangan psikhisnya masih bersifat kekanak-kanakan. Karenanya tidak jarang remaja menjadi pemurung, mudah emosional dan tidak mau disebut sebagai anak lagi, tetapi juga keberatan kalau disebut dewasa. Remaja dikatakan dewasa karena berkaitan dengan perkembangan kemandirian dan rasa tanggung jawab.
Perkembangan kemandirian merupakan suatu masalah penting sepanjang kehidupan manusia. Kemandirian dipengaruhi oleh perubahan-perubahan fisik, yang pada gilirannya memicu terjadinya perubahan emosional. Perubahan logis yang memberikan pemikiran tentang cara berfikir yang mendasari tingkah laku, serta perubahan nilai dalam peran sosial melalui pengasuhan orangtua dan aktifitas individu. Masalah kemandirian menuntut kesiapan individu baik fisik maupun emosional untuk mengatur, dan melakukan aktifitas atas tanggung tanggung jawabnya sendiri tanpa menggantungkan diri pada orang lain.
Kemandirian biasanya ditandai dengan kemampuan menentukan nasib sendiri, kreatif dan inisiatif, mengatur tingkah laku, bertanggung jawab, mampu menahan diri, membuat keputusan, serta mampu mengatasi masalah tanpa ada pengaruh dari orang lain. Kemandirian merupakan sikap otonomi dimana individu relatif bebas dari pengaruh penilaian, pendapat dan keyakinan orang lain. Dengan kemampuannya, individu diharapkan lebih bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Kemandirian mengandung pengertian:
  1. Suatu kondisi dimana seseorang memiliki hasrat bersaing untuk maju demi kebaikan dirinya sendiri.
  2. Mampu mengambil keputusan dan inisiatif untuk mengatasi masalah yang dihadapi.
  3. Memiliki kepercayaan diri dan melaksanakan tugas-tugasnya.
  4. Bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya.
Robert Havighurt (1972), membedakan kemandirian atas empat bentuk, yaitu:
  1. Kemandirian emosi, yaitu kemampuan mengontrol emosi sendiri dan tidak tergantungnya kebutuhan emosi pada orang lain.
  2. Kemandirian ekonomi, yaitu; kemampuan mengatur ekonomi sendiri dan tidak tergantungnya kebutuhana ekonomi orang lain.
  3. Kemandirian intelektual, yaitu: kemampuan untuk mengatasi berbagai masalah yang sedang dihadapi.
  4. Kemandirian sosial, yaitu: kemampuan untuk mengadakan interaksi dengan orang lain dan tidak tergantung pada aksi orang lain.


Gejala yang berhubungan dengan permasahalah kemandirian
Pentingnya Kemandirian Bagi seorang pelajar dapat dilihat dari situasi kompleksitas kehidupan, yang secara langsung atau tidak langsung memberikan pengaruh. Berbagai fenomena yang sering terjadi karena kurangnya kemandirian pelajar, dan sangat perlu perhatian, seperti: perkelaian antar pelajar, penyalagunaan obat dan alkohol, perilaku agresif, dan berbagai perilaku menyimpang yang sudah mengarah pada tindak kriminal. Dalam konteks proses belajar, fenomena pelajar  yang kurang mandiri dalam belajar, yang dapat menimbulkan gangguan mental pada pendidikan lanjutan, kebiasaan belajar yang kurang baik( tidak betah belajar lama, atau belajar hanya menjelang ujian, membolos, menyontek, dan mencari bocoran soal-soal ujian).



Beberapa gejala yang berhubungan dengan permasalahan kemandirian yang perlu mendapat perhatian, diantaranya adalah:
  1. Ketergatungan disiplin pada kontrol luar bukan karena niat sendiri yang ikhlas. Perilaku seperti itu mengarah pada tidak konsisten, perilaku formalistik, keterpaksaan, sehingga menghambat etos kerja dan kehidupan yang mapan.
  2. Sikap tidak peduli terhadap lingkungan hidup, yang menunjukkan kemandirian masyarakat yang masih rendah, karena manusia mandiri adalah manusia yang tidak lepas dari lingkungannya.
  3. Sikap hidup konformistis tanpa pemahaman dan konformistis dengan mengorbankan prinsip, adanya faham segala sesuatu bisa diatur yang berkembang dalam masyarakat. Hal tersebut menunjukkkan ketidakjujuran dalam berfikir dan bertindak serta kemandirian yang masih rendah.

VIII : Materi Konseling 22

By : BiK
Saturday, January 11, 2020
1

DAMPAK HANDPHONE

  1. Pengertian
Apa itu handphone?Telepon genggam atau Handphone adalah sebuah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon fixed line sehingga konvesional namun dapat dibawa keman-mana ( portable ) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel ( nirkabel, wireless ).

  1. Sejarah Perkembangan Handphone
Teknologi handphone pertama kali diperkenalkan pada tanggal 3 April 1973. Komunitas bisnis telefon bergerak mengingatnya sebagai hari lahirnya handphone. Saat itu untuk pertama kalinya pembicaraan jarak jauh dengan perangkat telefon bergerak portable dilakukan. Yang pertama kali mencobanya adalah Martin Cooper, General Manajer Divisi Sistem Komunikasi Motorola. Ide handphone datang dari Cooper yang bermimpi untuk membuat alat komunikasi yang fleksibel. Ia menginginkan untuk dapat keluar dari keterbatasan telefon tetap (fixed phone).Handphone Mr. Cooper ini memiliki berat hampir 1 kg dengan ukuran tinggi 33 cm. Sebagai teknologi baru, handphone tersebut tidak langsung dijual ke masyarakat. Perlu waktu sampai 10 tahun sampai tersedia layanan komersial telefon bergerak.
Tepatnya pada tahun 1983, ketika Motorola memperkenalkan DynaTAC 8000X. Inilah handphone pertama yang mendapat izin dari Federal Communications Commission) FCC dan bisa dipergunakan untuk tujuan komersial. FCC adalah badan pemerintah di AS yang mengatur semua regulasi menyangkut penyiaran (broadcasting) dan pengiriman sinyal radio atau televisi lewat gelombang udara. Handphone ini tersedia di pasaran pada bulan April 1983. Beratnya sekira 16 ons atau 1/5 kg. Dijual dengan harga 3.500 Dolar AS atau sekira Rp 30-an juta.

  1. Fungsi Handphone
Saat ini di Indonesia dapat kita saksikan begitu besar pengaruh kemajuan teknologi terhadap nilai-nilai kebudayaan yang di anut masyarakat, baik masyarakat perkotaan maupun pedesaan (modernisasi). Tentu kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini juga memberikan dampak yang begitu besar terhadap nilai-nilai yang ada di masyarakat. Khususnya masyarakat dengan budaya dan adat ketimuran seperti Indonesia. Kemajuan teknologi seperti televisi, telepon dan telepon genggam (HP), bahkan internet bukan hanya melanda masyarakat kota, namun juga telah dapat dinikmati oleh masyarakat di pelosok-pelosok desa. Akibatnya, segala informasi baik yang bernilai positif maupun negatif, dapat dengan mudah di akses oleh remaja.
Saat ini dapat kita lihat betapa kemajuan teknologi telah mempengaruhi gaya hidup dan pola pikir remaja. Mereka banyak berinteraksi dengan teknologi seperti televisi,handphone, ataupun internet. Dan juga secara pengaruh,merekalah yangpaling rentan terkena pengaruh/dampak negatif dari teknologi tersebut. Sesungguhnya handphone sangat penting bagi para remaja, karena dengan handphone tersebut,para remaja bisa lebih mudah dan lancar untuk berkomunikasi, akan tetapi, akan tetapi ternyata handphonebisa menjadi barang yang bahaya ketika ternyata handphone tersebut disalahgunakan oleh anak untuk hal-hal yang negative

  1. Dampak Handphone
Remaja zaman sekarang sudah banyak yang mempunyai handphone dan tiada hari tanpa memeganghandphone terasa tidak enak karena handphone dapat di pergunakan sebagai alat komunikasi, dan sebagai alat yang dapat menyimpan file-file yang sangat berharga. Handphone pada umumnya digunakan untuk berkomunikasi, tapi banyak juga remaja yang sering menyalahgunakannya, misalnya untuk melihat hal-hal yang semestinya tidak patut mereka lihat.

Berikut ini adalah dampak handphone
1.  Dampak Positif
a.       Mempermudah komunikasi.
b.      Menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi.
c.       Memperluas jaringan persahabatan.

2. Dampak Negatif
a. Mengganggu Perkembangan Anak
Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di hand phone (HP) seperti : kamera, permainan (games) akan mengganggu siswa dalam menerima pelajaran di sekolah? Tidak jarang mereka disibukkan dengan menerima panggilan, sms, miscall dari teman mereka bahkan dari keluarga mereka sendiri. Lebih parah lagi ada yang menggunakan HP untuk mencontek (curang) dalam ulangan. Bermain game saat guru menjelaskan pelajaran dan sebagainya. Kalau hal tersebut dibiarkan, maka generasi yang kita harapkan akan menjadi budak teknologi.

b. Efek radiasi
Selain berbagai kontroversi di seputar dampak negatif penggunaannya,. penggunaan HP juga berakibat buruk terhadap kesehatan, ada baiknya siswa lebih hati-hati dan bijaksana dalam menggunakan atau memilih HP, khususnya bagi pelajar anak-anak. Jika memang tidak terlalu diperlukan, sebaiknya anak-anak jangan dulu diberi kesempatan menggunakan HP secara permanen.

c.     Rawan terhadap tindak kejahatan.
Karena pelajar merupakan salah satu target utama dari pada penjahat.
Sangat berpotensi mempengaruhi sikap dan perilaku siswa.Jika tidak ada kontrol dari guru dan orang tua. HP bisa digunakan untuk menyebarkan gambar-gambar yang mengandung unsur porno dan sebagainya yang sama sekali tidak layak dilihat seorang pelajar.

d.    Pemborosan
Dengan mempunyai HP, maka pengeluaran kita akan bertambah, apalagi kalau HP hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat maka hanya akan menjadi pemborosan saja.

  1. Cara pencegahan
Berikut ini adalah beberapa tindakan yang bisa menghindari penyalah gunaan Handphone
1.    Menolak ajakan teman untuk menyimpan maupun melihat hal-hal yang meyangkut pornoaksi dan pornografi.
2.    Tidak membawa handphone ke sekolah atau mematikan handphone saat pelajaran berlangsung agar tidak mengganggu konsentrasi belajar.
3.    Ketika berada dirumah sebaiknya mengatur waktu sebaik-baiknya antara belajar dan menggunakan handphone.
4.    Belajar sebaik mungkin agar tidak sampai menggunakan handphone saat ujian.
5.    Menghindari mengakses situs porno atau mendownload konten-konten porno darihandphone.
6.    Menggunakan handphone jika diperlukan dan untuk hal-hal yang penting saja.
7.    Memperbanyak konten-konten religi pada handphone.
8.  Memberi kode pengaman pada handphone jika diperlukan.




VIII : Materi Konseling 21

By : BiK
Wednesday, January 8, 2020
1

MENGENAL PROFESI DAN PROSPEK KARIR
Profesi sendiri merupakan kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris "Profess" yang bermakna : "Janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen".
Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesikode etik, serta proses sertifikasidan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Contoh profesi adalah pada bidang hukum, ekonomi, kedokteran, militer, teknik desainer, tenaga pendidik. Seseorang yang memiliki suatu profesi tertentu, disebut profesional. Namun seiring semakin familiernya istilah profesi di masyarakat, profesional juga biasa digunakan dalam sebuah percakapan atau peng-istilahan untuk suatu aktivitas yang menerima bayaran.  Hal tersebut untuk menunjukan bahwa aktivitas tersebut tidak “amatir”.  Contohnya adalah pemain sepak bola profesional yang menerima bayaran untuk pertandingan sepak bola yang dilakukannya, sementara olahraga sepak bola sendiri pada dasarnya tidak dianggap sebagai suatu profesi. Profesi adalah suatu pekerjaan, dan kita seringkali menganggap profesi sebagai suatu pekerjaan, namun sesungguhnya tidak semua pekerjaan adalah profesi.  Profesi mempunyai karakteristik sendiri yang membedakannya dari pekerjaan lainnya. 
Jenis - Jenis Profesi
       Di bawah ini disajikan mengenai berbagai jenis profesi yang berada di tengah masyarakat. Namun, perlu dicatat bahwa urutan yang disajikan ini bukanlah merupakan urutan derajat profesi itu di tengah masyarakat. Seluruh pekerjaan dan profesi memiliki tingkat dan derajat kemanfaatan tersendiri bagi masyarakat. Urutan ini juga bukan merupakan urutan yang didasarkan pada tingkat jabatan, karena tingkat jabatan selalu terkait dengan tanggung jawab seseorang di dalam institusi tempat ia bekerja. Sesuai dengan bakat dan kesempatan hidup, seorang dapat memilih jenis profesi sebagai berikut :
1.   Profesi Dalam Bidang Ketenagaahlian dan Teknis
            Profesi yang termasuk dalam kategori ini lazimnya berkecimpung di bidang riset dan penerapannya dalam berbagai masalah teknologi, ekonomi, kesehatan, sosial, dan industri. Profesi dalam kategori ini melakukan fungsi-fungsi keahlian teknologi, artistik, dan lain-lain. Bidang-bidang ilmu yang dibutuhkan dalam profesi ini antara lain ilmu alam dan fisika, teknik struktur bangunan, hukum, kesehatan, agama, pendidikan, sastra, seni, dan olahraga.
            Penjelasan lebih lanjut dari masing-masing jenis profesi ini adalah sebagai berikut :
a.       Ilmuwan Sains (Peneliti) dan Teknisinya.
Contohnya : ahli kimia, ahli fisika, ahli ahli geofisika, ahli astronomi
b.      Ilmuwan Perencana dan Pelaksana Pembangunan serta Teknisinya
Contoh profesi ini antara lain : arsitek dan perencana kota, ahli bangunan, ahli mesin, ahli listrik
c.       Ilmuwan Hayati dan Teknisinya
Contoh profesi ini antara lain : ahli biologi, ahli pertanian
d.      Ilmuwan Teknologi Penerbangan dan Perkapalan
Contoh profesi ini antara lain : pilot, kapten kapal, serta ahli mesin penerbangan dan perkapalan
e.       Ilmuwan Kedokteran
Contoh profesi ini antara lain : dokter (umum dan spesialis), gokter gigi,  dokter hewan, ahli farmasi, ahli gizi dan nutrisi, bidan serta perawat profesional
f.        Ilmuwan Matematika, Statistik, Penganalisis Sistem dan Teknisinya
Contoh profesi ini antara lain : ahli matematika, ahli statistic
g.       Ilmuwan Ekonomi
Contoh profesi ini antara lain : ahli ekonomi umum, ahli manajemen, ahli administrasi, ahli pemasaran
h.      Ilmuwan Akuntansi
Jensi profesi ini merencanakan dan memberikan jasa akuntansi, serta mambantu pembuatan neraca keuangan. Contoh profesi ini antara lain : akuntan, auditor
i.         Ilmuwan Hukum
Contoh profesi ini antara lain : hakim, jaksa, pengacara
j.         Ilmuwan Pendidik
Contoh profesi ini antara lain : guru, tutor/trainer/instruktur, dosen
k.       Ilmuwan Agama (Rohaniawan)
Contoh Profesi ini antara lain : Kiai, Ustadz, Pendeta, Biksu
l.         Ilmuwan Sastra dan Bahasa
Contoh jenis profesi ini antara lain : kolumnis, pengarang, kritikus seni, penulis, wartawan
m.    Ilmuwan Seni Rupa
Contoh jenis profesi ini antara lain : pematung, pelukis, fotografer.
n.      Ilmuwan Seni Musik
Contoh profesi ini antara lain : Komponis, Penyanyi, Musisi, Produser, Aktor, Aktris, Koreografer.
o.      Ilmuwan Keolahragaan
Contoh jenis profesi ini antara lain : pelatih, olahragawan (atlet), dokter olah raga, pembina olah raga.
p.      Pekerja Sosial dan Kemasyarakatan
Contoh jenis profesi ini antara lain : Ahli Perpustakaan, Kurator Musium, Filolog, Sosiolog, Sejarawan, Antropolog.

2.   Profesi Bidang Ketatalaksanaan Dan Pengelolaan
Profesi yang termasuk dalam kategori ini terdiri atas orang-orang yang terpilih dan dipercaya sebagai anggota pemerintahan setempat, daerah, provinsi, regional atau nasional. Tugas yang diemban oleh profesi ini antara lain ikut memutuskan atau aktif menyusun kebijakan pemerintah pusat atau pemerintah daerah, serta mempersiapkan amandemen hukum dan peraturan resmi bersama dengan pejabat lain yang ikut mengorganisasi, mengatur, dan memerintah. Orang-orang yang bergelut dalam profesi ini juga mewujudkan dan menjalankan kebijakan pemerintah, serta mengelola, merencanakan, memadukan dan mengatur kegiatan masyarakat dan pribadi. Contoh jenis profesi yang berada dalam kategori ini antara lain sebagai berikut :
a.       Pejabat Legislatif, Eksekutif, dan Yudikatif
b.      Pengelola

3.  Profesi dalam bidang ketatausahaan
Profesi yang termasuk dalam kategori ini berkecimpung dalam bidang pelayanan masyarakat yang mengusahakan agar norma hukum, peraturan dan ketepatan-ketepatan pemerintah lokal, provinsi dan negara dapat terlaksana dengan baik. Selain itu, profesi ini juga mengawasi jalannya kinerja, kelancaran proses transportasi dan komunikasi, serta pekerjaan lainnya yang memantau pelaksanaan kegiatan sehari-hari. Contoh dari profesi ini antara lain sebagai berikut : Pengawas, Stenograf an Pengetik, Penata Buku dan Kasir, Pengatur transportasi dan Komunikasi, Pekerja Dinas Pos, Telegraf, dan Telpon.

4.   Profesi Dalam Bidang Perdagangan
Profesi yang termasuk ketegori ini berkecimpung dalam merencanakan, mengorganisasi, mengkoordinasi dan mengarahkan usahanya dalam dunia perdagangan besar atau kecil. Contoh profesi ini antara lain sebagai berikut :
a.       Manajer ; pemasaran, penjualan, dan pembelian barang komoditas perdagangan.
b.      Penjual, Pengecer, dan Lainnya
c.       Penjaja Asuransi dan Perumahan

5.   Profesi dalam Bidang Jasa
Profesi yang termasuk kategori ini berkecimpung dalam mengarahkan, mengorganisasi, mengawasi, merencanakan dengan matang, agar sektor di luar industry dapat berjalan dengan semestinya. Dalam jenis profesi ini, terdapat pengusaha jasa sosial yang berkecimpung dalam bidang kemasyarakatan dan pribadi ini antara lain : konsultan, pelayan hotel, tukang cukur/pangkas rambut, ahli kecantikan.

6.   Profesi dalam Bidang Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, dan Perikanan
Dalam sektor pertanian, profesi yang dapat dilakukan antara lain membudidayakan tanaman tertentu. Begitu pula dengan jenis profesi lainnya. Masing-masing mempunyai spesialisasi sesuai dengan ruang lingkup kerjanya. Contoh dari kelompok profesi ini antara lain sebagai berikut : Manajer Pengawas Perkebunan, Pekerja pertanian dan peternakan, Pekerja Kehutanan, Pekerja perikanan (penangkap ikan), Pekerja perikanan melakukan penangkapan sumber daya ikan yang berada di laut lepas, lalu membawanya le dermaga untuk dijual ke pusat pasar ikan.

7.   Profesi dalam Bidang Eksplorasi Energi
Profesi yang termasuk ketegori ini berkaitan langsung dalam masalah penambangan mineral, minyak, dan gas bumi. Orang-orang yang profesi ini juga mengerjakan proses pengolahan dan pembangkitan energy. Mereka juga melakukan konstruksi dan pembenahan berbagai tipe jalan, bangunan, dan mesin. Contoh profesi ini antara lain pekerja kilang minyak dan penambang batubara.

8.   Profesi dalam Bidang Militer
Profesi yang temasuk kategori ini berkaitan langsung dengan tugas-tugas yang berhubungan dengan pertahanan dan keamanan negara. Contoh profesi ini antara lain : Polisi, Prajurit, Tentara, Marinir.




VIII : Materi Konseling 20

By : BiK
Tuesday, January 7, 2020
0

- Copyright © BiK : Penuh Kebahagiaan dan Kedamaian