BACALAH : DUNIA MENANTIMU


oleh : Ust. Taufiq

Kab.Bondowoso (MTsN 2 ) –  Rabu(13/11) MTsN 2 Bondowoso melaksanakan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer Tahun 2019/2020 dilantai 2 , yang terdiri dari Lab 1, lab 2 dan lab 3. Mata pelajaran simulasi yang wajib/di tentukan dari Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur adalah Bahasa Inggris. MTsN 2 Bondowoso menambah jadwal simulasi di hari Kamis(14/11) yaitu Mata Pelajaran Matematika.
Di hari pertama ujian, Mata Pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Inggris.Kegiatan simulasi di Lab Komputer 1  , sesi pertama di awasi oleh Amalia Hikmah, berlangsung pukul 07.30 WIB hingga pukul 09.30 WIB , sesi kedua berlangsung pukul 10.30 hingga pukul12.30 WIB dengan pengawas Ahmad Hafid, sesi ketiga pukul 14.00 hingga pukul 16.00 WIB diawasi oleh Amalia Hikmah. Begitu juga di Lab 2 dan Lab 3, jadwal durasi waktu sama dengan di Lab 1.  Di sesi kedua,pengawas ujian di lab 1 adalah Ali Wafa, lab kedua Ida Rohani dan Lab ketiga Dewi Rahmawati. Di sesi Ketiga, Di Lab 1 di awasi oleh M Hidayatullah, lab 2 diawasi oleh Ghufron Ahmadi dan Lab 3 diawasi oleh Sri Budi Kustiana.
Di hari berikutnya, kamis(14/11) jadwal materi simulasi yang diujikan adlah Matematika. Sesi pertama di lab 1 diawasi oleh Ida Rohani, lab 2 diawasi oleh Dewi Rahmawsti dan lab 3 diawasi oleh Ali Wafa. Sesi kedua, di lab 1 diawasi oleh Ita Setiawati, lab 2 diawasi oleh Ainil Kutsiah dan lab 3 diawasi oleh Amalia Hikmah. Sesi 3 di lab 1 diawasi oleh Ahmad Hafid, lab 2 diawasi M Hidayatullah dan Lab 3 diawasi oleh Ghufron Ahmadi.

Simulasi UNBK Tahun 2019

By : BiK
Thursday, November 14, 2019
1
oleh : Ust. Taufiq


Kab.Bondowoso (MTsN 2 ) – Prestasi kembali diraih oleh Ananda Aisyah Kusuma Wahdini, siswi kelas Tahfidz MTsN 2 Bondowoso yang berhasil meraih juara 1 di ajang lomba Tahfidz di Pondok Pesantren Sayyid Muhammad Alwi Al-Maliki berkedudukan di jalan KH.Abdul Muiz Turmudzi Desa Koncer Darul aman Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso.  Kegiatan lomba tersebut berlangsung hari sabtu (2/11) di Halaman Pesantren.
Di Tahun ini MTsN 2 Bondowoso membuka kelas khusus Tahfidz. Dalam pembelajaran di kelas ini, banyak ditekankan dalam proses Hafalan Ayat Suci Al Qur’an. Siswa siswi kelas Tahfidz ini hampir 80% Mondok di Pondok Tahfidz Rooghibul Qur’an Nangkaan, yang di bimbing langsung oleh Ustadz Santoso. Berawal dari Pondok Tahfidz inilah anak anak di bimbing dengan maksimal dalam menghafal ayat ayat Suci Al Qur’an. Saat sebelum masuk pembelajaran, Seluruh siswa diajak untuk mengikuti “Tahfidz Camp”. Kegiatan ini dilaksanakan mulai (8/7) hingga(13/7) di Rumah Tahfidz Rooghibul Qur’an nangkaan. Tujuan dari kegiatan ini agar siswa siswi kelas Tahfidz nanti terbiasa dengan proses kegiatan hafalan yang di berikan di Rumah Tahfidz Rooghibul Qur’an.
Sepulang dari kegiatan Tahfidz Camp, wali murid diberi edaran berupa kegiatan sehari –hari yang harus dilakukan oleh anak anak kelas Tahfidz saat di rumah. Kegiatan yang dilakukan  meliputi kegiatan bangun pagi/shalat lail, kemudian dilanjutkan dengan nambah hafalan baru, yang dilanjutkan dengan shalat subuh berjamaah. Usai shalat subuh, kegiatan berikutnya dilanjutkan dengan Muroqobah/mengaji 1 Juz, persiapan sekolah, berangkat sekolah,hingga kembali ke rumah dan istirahat. Kemudian saat memasuki adzan magrib,anak anak melakukan persiapan shalat magrib berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan Muroqobah(mengaji 1 juz), kemudian dilanjutkan dengan kegiatan belajar pembelajara materi umum yang ada di sekolah. Kegiatan tersebut di lakukan setiap hari oleh anak anak kelas Tahfidz, dengan harapan, nantinya memperoleh hasil hafalan yang maksimal. 

Juara 1 Lomba Tahfidz

By : BiK
Saturday, November 9, 2019
2
oleh : Ust. Taufiq


Kab.Bondowoso (MTsN 2 ) – Kamis(7/11) Menindaklanjuti surat Edaran dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, MTsN 2 Bondowoso melaksanakan kegiatan “ Sehari Belajar di Luar Kelas” yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia  pada hari kamis (7/11) pukul 07.00 hingga pukul 10.00 waktu setempat yang berada di satuan pendidikan masing - masing. Kegiatan ini juga menjadi laporan kepada ketua OCDay yang berkedudukan di London, Inggris dan menjadi salah satu prestasi terkait perlindungan anak yang dilaksanakan Indonesia di dunia Internasional.
Kegiatan sehari di luar kelas yang dilaksanakan MTsN 2 Bondowoso, diawali pukul 06.45 WIB hingga pukul 07.00 WIB , yaitu menyambut siswa dengan 3 S ( Senyum, Salam, dan Sapa). Kegiatan pada pukul 07.00 WIB hingga pukul 07.10 WIB menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 Stanza, yang di pimpin langsung oleh Amalia Hikmah. Kegiatan pada pukul 07.10 WIB hingga pukul 07.15 WIB  adalah cuci tangan sebelum makan, kegiatan ini di bimbing langsung oleh wali kelas masing – masing. Pukul 07.15 WIB hingga pukul 07.17 WIB adalah berdoa bersama sebelum makan, yang di pandu oleh wali kelas masing- masing. Sarapan Sehat dilakukan pada pukul 07.17 WIB hingga pukul 07.47 WIB dia pandu oleh wali kelas masing – masing. Pada pukul 07.47 WIB hingga pukul 07.49 adalah berdoa bersama usai kegiatan makan.  Cuci tangan dilakukan usai makan dilakukan pukul 07.49 WIB hingga pukul 07.53 WIB. Setelah kegiatan makan bersama hingga berdoa selesai, kegiatan dilanjutkan dengan memeriksa lingkungan, menyingkirkan tanaman,barang atau hal –hal yang membahayakan siswa, kegiatan ini berlangsung pukul 07.53 WIB hingga pukul 08.13 WIB. Usai kegiatan tersebut, anak –anak diajak untuk mematikan lampu, peralatan listrik yang tidak diperlukan dan mematikan kran air terbuka,yang kegiatan ini di pimpin oleh ketua kelas masing –masing. Pada pukul 08.23 WIB hingga pukul 08.38 WIB adalah kegiatan membaca buku di luar kelas yang di bimbing langsung oleh wali kelas masing- masing. Pukul 08.38 WIB hingga pukul 08.48 WIB adalah simulasi evakuasi bencana dalam lagu dan gerak, kegiatan ini dipandu oleh Dewi Rahmawati. Kegiatan dilanjutkan dengan Senam GERMAS pada pukul 08.48 WIB hingga pukul 08.53 WIB yang dipandu oleh Wiwik Handayani . Pukul 08.53 WIB hingga pukul 09.38 WIB adalah kegiatan Permainan Tradisional, yang dipandu oleh wali kelas masing- masing. Kegiatan dilanjutkan dengan Tepuk hak anak dan yel -yel Sekolah Ramah Anak yang dipandu oleh Amalia Hikmah yang berlangsung pukul 09.38 WIB  hingga pukul 09.45 WIB. Deklarasi Sekolah Ramah Anak di pandu langsung oleh Agustia Nurul Bararah selaku Waka Kurikulum pada pukul 09.45 WIB hingga pukul 09.50 WIB. Pada pukul 09.50 WIB hingga pukul 09.55 WIB, diisi dengan kegiatan Pelantikan Tim Sekolah Ramah Anak oleh Kepala Madrasah, H. Saini. Kegiatan belajar sehari di luar kelas di tutup dengan menyanyikan lagu Maju Tak Gentar yang dipandu langsung oleh Amalia Hikmah yang berlangsung pukul 09.55 WIB hingga pukul 10.00 WIB.
Setelah kegiatan pelaksanaan belajar sehari di luar kelas selesai, waka humas bersama. tim menghimpun hasil dokumentasi berupa foto dan video yang kemudian hasil video dan foto tersebut di kirim langsung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Kegiatan Sehari Di Luar Kelas

By : BiK
Thursday, November 7, 2019
2
oleh : Ust. Taufiq


Kab.Bondowoso (MTsN 2 ) – Dua Pelari asal MTsN 2 Bondowoso berhasil menyabet Medali Emas di ajang Pospeda ( Pekan Olah Raga dan Seni Antar Pondok Pesantren) Tingkat Jawa Timur Di Pasuruan. Dua Pelari tersebut adalah Romeo Galuh Saputra dan Putri Dwi Agustin. Dua Pelari ini mewakili Kontingen Kabupaten Bondowoso, dari Ponpes Pelajar Nurul Burhan. Romeo Galuh Saputra berhasil meraih medali emas di ajang lari 5000 M , sedangkan Putri Dwi Agustin berhasil meraih medali emas di ajang lari 800 M. Kegiatan lomba tersebut berlangsung sejak hari jum’at(1/11) hingga senin(4/11).
Pospeda merupakan suatu kesempatan bagi pemangku Pondok Pesantren untuk dapat memanfaatkannya sebagai media dan wahana dalam menggali potensi minat bakat santri. Utamanya untuk berekspresi positif menjadi santri unggul, kuat, kreatif, inovativ, supportif. Ribuan santri di Kabupaten Pasuruan berkompetisi dalam POSPEDA (Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren). Kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi santri dalam bidang Olahraga dan Seni. Ada sekitar 22 cabang perlombaan yang akan diikuti oleh santri. Beberapa cabor diantaranya atletik, bola voli, bola basket, tenis meja, pencak silat, futsal, bulu tangkis, sepak takraw, senam santri dan hadang. Sementara dalam cabang kesenian, ada seni music islami, kaligrafi, pidato 3 bahasa, fotografi islami, seni lukis islami, seni kriya, seni hadrah, video/cerita pendek/documenter, seni teater, cipta baca puisi, stand up comedy dan fashion islami.
Irsyad Yusuf, Bupati Pasuruan berharap mengatakan, acara tahunan ini untuk menyetarakan antar lembaga pendidikan. Disamping untuk menimba pengetahuan agama, pondok pesantren juga lembaga yang tepat untuk santri berbakat di bidang olahraga dan seni. “Tidak hanya ahli di bidang Kitab saja, melainkan olahraga dan seni budaya sehingga kita fasilitasi bersama Kemenag. Saya lihat potensi santri di Ponpes ini sangat besar, dan dari itulah kita pantau satu persatu,” ucap Irsyad, sesaat setelah Pembukaan Pospeda selesai dilakukan. Meski begitu, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi santri untuk bisa mengikuti lomba ini. Diantaranya,  setiap peserta lomba harus santri yang telah tinggal d ponpes minimal 1 tahun. Santri juga harus sudah mengikuti pembelajaran kitab kuning, dengan dibuktikan surat keterangan dari Ponpes. Syarat lain, santri wajib menyerahkan fotocopy syahadah atau ijazah legalisir, akta kelahiran dan pas foto.

Raih Medali Emas Di Ajang Pospeda Tingkat Jawa Timur

By : BiK
Tuesday, November 5, 2019
2
oleh : Ust. Taufiq


Kab.Bondowoso (MTsN 2 ) – Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MTsN 2 Bondowoso, Andi Misbah mengadakan kegiatan LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) di pantai Dubibir Ketah Besuki. Waka Kesiswaan,  Andi Misbah bersama Pembina OSIM , Sri Budi Kustiana serta bersama Tim Kesiswaan merancang untuk memberikan materi kepada Pengurus OSIM baru Masa Bhakti 2019 – 2020. Materi yang disampaikan meliputi materi tentang Keorganisasian, Kepemimpinan, pembuatan proposal dan Outbond. Kegiatan LDK ini berlangsung sejak hari sabtu(2/11) hingga minggu(3/11).
Latihan Dasar Kepemimpinan ( LDK) adalah sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan. Pelatihan ini biasanya yang diberikan oleh Pengurus OSIM lama kepada calon Pengurus OSIM baru, baik untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama maupun Sekolah Menengah Atas (untuk Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) tingkat sekolah menengah). Pelatihan dasar yang diberikan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepemimpinan kepada Pengurus OSIM baru yang nantinya akan menjadi pemimpin dari seluruh kesatuan OSIM dari Madrasah yang bersangkutan.

Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) biasanya diberikan dalam 2 bagian yaitu Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Fisik dan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Mental. Pemberian materi dari kedua jenis LDK ini biasanya diberikan di waktu dan tempat yang berbeda. Untuk Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Mental, yang menjadi pemberi materi bukanlah lagi para Pengurus OSIM lama melainkan Dewan Guru, Pembina OSIM, Kepala Madrasah serta Guru Psikologi dan Konseling dari sekolah yang bersangkutan, atau bisa juga dengan cara menyewa dari suatu Lembaga Psikologi Independen.

Dalam Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Fisik ini peserta dituntut untuk memiliki kedisiplinan yang tinggi. Beberapa peraturan yang pada umumnya diterapkan dalam Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) ialah : Selama pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), peserta harus hadir di tempat tepat waktu. Kebersamaan adalah hal yang amat diperhatikan selama pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Untuk Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Mental pada umumnya, materi yang diberikan secara garis besar ialah dalam bentuk Penyuluhan Mental Kepemimpinan. Materi tersebut biasa disampaikan melalui permainan-permainan yang memiliki nilai kepemimpinan.

LDK di Pantai Dubibir Ketah Besuki

By : BiK 1
oleh : Ust. Taufiq

Kab.Bondowoso (MTsN 2 ) – . Tiga Atlet Pencak Silat MTsN 2 Bondowoso berhasil meraih prestasi di ajang pencak silat At Taqwa Cup III di MTs At Taqwa Bondowoso. Tiga pesilat tersebut diantaranya adalah Dina Dwi Damayanti, berhasil meraih juara 1, Abdul Aziz meraih Juara 3 dan Siti Nur Khalizah berhasil meraih Juara 3. Ketiga Atlet ini berangkat dari perguruan Silat Tirta yang saat ini sedang di tekuni oleh siswa siswi tersebut. Kegiatan lomba tersebut berlangsung sejak hari sabtu(2/11) hingga minggu(3/11) di MTs At Taqwa Bondowoso.

Dina Dwi Damayanti, merupakan salah satu atlet pencak silat terbaik MTsN 2 Bondowoso. Dalam berbagai even lomba, baik tingkat Kabupaten maupun tingkat Propinsi, Dina selalu aktif mengikuti even lomba pencak silat. Berangkat dari perguruan Pencak Silat Tirta, Dina selalu mengajak rekan rekan seperguruannya untuk selalu aktif mengikuti berbagai perlombaan, entah itu meraih prestasi maupun tidak meraih prestasi. Latihan demi latihan dilakukan, baik siang maupun malam hari. Ada beberapa rekannya yang tidak hadir mengikuti lomba Pencak Silat At Taqwa Cup, dikarenakan bersamaan dengan lomba Pospeda yang dilaksanakan di Pasuruan Jawa Timur.
Saiful Bahri, selaku Pendamping lomba pencak silat MTsN 2 Bondowoso mengakui akan kemampuan anak didiknya, meski hanya berlatih beberapa waktu, namun anak didiknya mampu membuktikan kepada masyarakat umum menyabet prestasi di ajang tersebut. Dorongan dan motivasi selalu diberikan oleh pendamping saat akan bertanding, terbukti, dengan berhasil mengalahkan beberapa atlet pencak silat dari berbagai sekolah dan berbagai perguruan, beberapa siswa siswi MTsN 2 Bondowoso berhasil meraih prestasi dengan penuh pejuangan, terbukti Dina dan rekan rekan nya berhasil membawa piala untuk di sumbangkan kepada Madrasah atas prestasi yang diraihnya.

Pencak Silat MTsN 2 Bondowoso Raih Juara 1

By : BiK
Monday, November 4, 2019
0
oleh : Ust. Taufiq


Kab.Bondowoso (MTsN 2 ) –  Senin(28/10)  Seluruh siswa siswi, Dewan Guru, serta Karyawan dan Karyawati MTsN 2 Bondowoso melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-91 Tahun 2019. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Gufron Ahmadi. Sedangkan dari Petugas Upacara adalah OSIM MTsN 2 Bondowoso. Tema Upacara di Hari Sumpah Pemuda Tahun 2019 adalah " Bersatu Kita Maju". Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.
Gufron Ahmadi selaku Pembina upacara menyampaikan Pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Dalam Cuplikan Pidatonya, Menpora menyampaikan Tema Bersatu kita Maju sesungguhnya diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan pemudalah Indonesia bisa lebih maju. Pemuda untuk indonesia maju adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia. Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan dan kesatuan bangsa maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik. Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad, dan cita-cita, perngorbanan dan perjuanganmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia".
Dalam pidato penutup, Menpora menyampaikan SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA KE-91. Semoga melalui peringatan ini kita selalu menghormati jasa para pemuda, jasa para pendiri bangsa dan jasa para pahlawan kita. Semoga Allah SWT - Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa melimpahkan rahmat dan ridho-Nya kepada kita semua.

Hari Sumpah Pemuda

By : BiK
Tuesday, October 29, 2019
0

- Copyright © BiK : Penuh Kebahagiaan dan Kedamaian